Rabu, 22 Juli 2009

Ulama Besar Indonesia



Bismillah lanjut ah.. »»

Sejarah Keagungan Madzhab Syafi'i


Buku ini adalah gambaran seluas-luasnya tentang madzhab Syafi'i, menerangkan sejarah imamnya, sejarah pembentukannya, sejarah mengalirnya ke seluruh dunia, khususnya Indonesia, sejarah suka dukanya dan keagungannya.


Buku ini juga menguraikan soal-soal yang bertalian dengan Ijtihad dan Mujtahid, Ittiba' dan Taklid, Fatwa dan Madzhabab, Mujtahid gadungan dan Mujtahid yang benar.

Bismillah lanjut ah.. »»

Panduan Ubudiyah



Bismillah lanjut ah.. »»

Masalah Keagamaan Ed.9



Bismillah lanjut ah.. »»

Membongkar Akar Sekularisme



Bismillah lanjut ah.. »»

Kumpulan Soal Jawab Keagamaan



Bismillah lanjut ah.. »»

Kitab Fikih Ringkas



Bismillah lanjut ah.. »»

Kilas Balik Teoretis Hukum Islam



Bismillah lanjut ah.. »»

Kiai Politik Politik Kiai



Bismillah lanjut ah.. »»

Keluarga Sakinah



Bismillah lanjut ah.. »»

I'tiqod Aswaja



Bismillah lanjut ah.. »»

Fikih Kita di Masyarakat



Bismillah lanjut ah.. »»

Dialog Cerdas dg Imam Syafi'i



Bismillah lanjut ah.. »»

Cahaya Nabawi



Bismillah lanjut ah.. »»

Baity Jannaty



Bismillah lanjut ah.. »»



Bismillah lanjut ah.. »»

Bismillah lanjut ah.. »»

Bismillah lanjut ah.. »»

Bismillah lanjut ah.. »»

Bismillah lanjut ah.. »»

Bismillah lanjut ah.. »»

Bismillah lanjut ah.. »»

Bismillah lanjut ah.. »»

Bismillah lanjut ah.. »»

Akidah Kaum Sarungan


Akidah Kaum Sarungan @ Rp.55.000,-

Bismillah lanjut ah.. »»

Burdah Imam Busyiri


Burdah Imam Busyiri @ Rp.23.000,-

Bismillah lanjut ah.. »»

Membangun Manusia seutuhnya


Membangun Manusia seutuhnya @ Rp.30.000,-

Bismillah lanjut ah.. »»

Kamus Ekonomi


Kamus Ekonomi @ Rp.26.000,-

Bismillah lanjut ah.. »»

Panduan Praktis Mengelola lmbg pnddkn


Panduan Praktis Mengelola lmbg pnddkn @ Rp.26.000,-

Bismillah lanjut ah.. »»

Kiat Jitu Jadi PNS & Swasta


Kiat Jitu Jadi PNS & Swasta @ Rp.25.000,-

Bismillah lanjut ah.. »»

Kamis, 16 April 2009

Koleksi baru mif-agency

Kamus Ekonomi @ Rp.26.000,-
Khot al-Ashri @ Rp.26.000,-
Kiat Jitu Jadi PNS & Swasta @ Rp.25.000,-
Panduan Praktis Mengelola lmbg pnddkn @ Rp.26.000,-

Bismillah lanjut ah.. »»

Jumat, 10 April 2009

Buka dasar euy..

Bismillah lanjut ah.. »»

Madzhab al-Asy'ari


Madzhab al-Asy'ari. Benarkah Ahlussunnah Wal-Jamaah?
(Jawaban Terhadap Aliran Salafi).
Oleh Muhammad Idrus Ramli.
Penerbit Khalista; 14,5x21cm 301hlm. @ Rp.45.000,-

Nahdlatul Ulama' sebagai organisasi keagamaan yang berideologi ahlussunnah waljamaah yang mengikuti pemikiran al-Asy'ari seakan tiada henti-hentinya menjadi sasaran takfir (pengkafiran) dan tuduhan-tuduhan bid'ah dari aliran reinkarnasinya Wahabi, yakni aliran Salafi. Akidah Asy'ariyah NU dianggap tidak sesuai dengan salafus shalih, bahkan dianggap sesat dan bid'ah.

Fenomena ini membuat gerah para ulama NU, sehingga mereka berupaya menangkis tuduhan-tuduhan yang tidak berdasar tersebut.

Buku berjudul "Madzhab al-Asy'ari, Benarkah Ahlussunnah Wal-jama'ah? (Jawaban terhadap aliran Salafi)" adalah jawaban yang tepat atas kegelisahan para ulama NU dan penganut Ahlussunnah Waljamaah dalam menghadapi fitnah dari kalangan Salafi (Wahabi). Buku ini ditulis oleh Ustadz Idrus Romli, salah satu penulis buku "Membongkar Kebohongan Buku Mantan Kiai NU Menggugat Shalawat dan Dzikir Syirik" . Selain sebagai seorang yang amat serius mendalami kitab-kitab Ulama Salaf dan sering diundang ke berbagai diskusi dan seminar tentang keaswajaan, penulis juga tercatat sebagai anggota team Bahtsul Masail PCNU Jember yang selama ini getol menangkis serangan-serangan kelompok yang anti terhadap amalan Nahdliyyin.


Bab I merekam perjalanan intelektual Imam Abu Hasan al-Asy'ari (873-947 M). Imam besar ini hidup dalam paruh kedua abad ketiga dan paruh pertama abad keempat hijriah, disaat supremasi pengetahuan Islam dan kebebasan berpikir menjadi identitas. Di zaman itu pula perseteruan sengit antara kaum rasionalis islam yang diwakili golongan Mu'tazilah dengan kaum tekstualis yang diwakili golongan Hanabilah ekstrim dan Hasyawiyyah. Imam Asy'ari pasca menyatakan keluar dari golongan Mu'tazilah mencoba mengompromikan dua pemikiran ekstrim tersebut. Dia tidak menolak keberadaan akal sebagai piranti memahami nash-nash AlQur'an dan Hadits sebagaimana penolakan nalar oleh kalangan tekstualis yang memunculkan sikap ekstrim dan radikal. Namun dia juga tidak memosisikan akal diatas nash sebagaimana yang dipegangi kelompok rasionalis Mu'tazilah yang melahirkan sikap sembrono.

Lebih lanjut penulis menganalisa pendapat kontroversial Wahabi yang mengatakn al-Asy'ari mengalami tiga fase perjalanan intelektual, yakni dari pengikut Mu'tazilah, madzhab ibnu Khullab lalu madzhab ahlussunnah. Wahabi perjalanan intelektual, yakni dari pengikut Mu'tazilah, madzhab Ibnu Kullab lalu madzhab Ahlussunnah. Wahabi menuduh golongan yang mengaku Ahlussunnah saat ini sebenarnya mengikuti pemikiran al-Asy'ari fase menjadi pengikut Ibnu Khullab yang bukan termasuk Ahlussunnah. Tuduhan Wahabi tersebut tidak berdasar dan tidak memiliki data sejarah yang valid, demikian urai penulis. Bantahan penulis terhadap pendapat Wahabi didasarkan pendapat para ulama besar ahli sejarah sebagaimana al-Dzahabi, Syamsudiin Ibnu Khalikan, Ibnu Furak dan pakar sejarah Ibnu Khaldun yang mengatakan jika Ibnu Khullab, guru al-Asy'ari berakidah Ahlussunah.

Ajaran Abu Hasan al-Asy'ari, mantan murid Abu Ali al-Juba'i al-Mu'tazili ini banyak mendapat pengikut, tidak saja para ulama-ulama besar semasanya dan setelahnya, namun juga para khalifah-khalifah besar sebagaimana Shalahuddin al-Ayyubi (1138-1193 M) yang terkenal dengan pahlawan Perang Salib. Mereka tidak hanya sekedar mengamalkan namun juga ikut aktif mengembangkan ide-ide Imam Asy'ari sehingga tetap hidup hingga saat ini. Dengan uraian sistematis disertai data yang akurat, penulis memaparkan perkembangan madzhab al-Asy'ari dengan panjang lebar dalam bab II.

Dalam bab III penulis menunjukkan tokoh-tokoh ahli hadits yang ideologinya dinisbatkan kepada Imam Asy'ari disertai data-data yang bisa dipertanggungjawabkan secara ilmiah. Ironisnya, mayoritas ahli hadits yang berfaham Asy'ariyah itulah yang dijadikan rujukan kelompok anti madzhab saat ini, seperti al-Hafidz Ibn Katsir, Ibn Jauzi, Ibn Hajar al-Asqalani dan lainnya. Dengan alur yang ditulisnya, penulis seakan meneriakkan bahwa tuduhan kelompok anti madzhab kepada golongan Asy'ariyah selama ini salah arah, tidak berdasar dan memperlihatkan sempit serta dangkalnya intelektual dan a-historis.

Selanjutnya dalam bab IV dijelaskan metodologi Ahlussnunnah dalam bidang akidah. Dengan didasarkan argumen dan pendapat dari ulama-ulama salaf yang kredibel dan kapabel, penulis menguraikan definisi Ahlussunnah dan kelompok mana saja yang berhak mengklaim dirinya Ahlussunnah. Selanjutnya secara mendetail dijelaskan pula dasar-dasar akidah faham Ahlussunnah serta sebatas mana akal diakomodasi dalam memahami teks-teks Alqur'an dan Hadits.

Penulis juga memetakan golongan-golongan dalam menyikapi peran akal dalam akidah. Jika Mu'tazilah sangat mendewakan akal dan tidak mengakui syara' jika bertentangan dengan akal mereka. Maka dipihak yang berlawanan ada kelompok Hasyawiyyah dan Zahiriyah yang mengakui dominasi syara' serta mengikuti makna-makna literal teks-teks Alqur'an dan Sunnah. Golongan kedua ini cenderung mengebiri peran nalar untuk memberi pertimbangan. Sedangkan kelompok ketiga adalah golongan yang memposisikan syara' sebagai informasi sentral mengetahui kewajiban agama, sedangkan akal diposisikan sebagai perantara untuk mencapai sebuah keyakinan. Kelompok terakhir ini adalah golongan Ahlussunnah yang bersikap moderat (tawassuth) dan seimbang (tawazzun).

Dengan penyampaian yang argumentatif serta disandarkan pada pendapat ulama-ulama salaf pakar ilmu tauhid, penulis menjelaskan posisi akal saat bertentangan dengan naql, serta penggunaan metode ta'wil dan tafwid dalam memahami ayat-ayat mutasyabihat. Penulis juga menampilkan dalil-dalil salafus shalih dalam membantah pendapat Utsaimin, salah satu ulama Wahabi yang menolak metode ta'wil yang selama ini dipakai oleh kalangan Ahlussunnah. Selain itu, dalam bab ini penulis membahas tentang posisi filsafat, ilmu kalam dan sufi dalam Islam. Ditunjukkan pula argumen-argumen konsep sifat duapuluh-nya Asy'ari.

Disamping itu, penulis secara panjang lebar juga memaparkan kerancuan konsep tauhid kontroversial Ibnu Taimiyah yang menjadi acuan dasar tauhid Wahabi. Pembagian tauhid menjadi tiga, yakni tauhid uluhiyah, tauhid rububiyah dan tauhid asma wa sifat versi Ibnu Taimiyah tidak dikenal dalam diskursus tauhid ulama salaf. Tauhid inilah yang menggiring para pengagumnya mensyirikkan amaliah golongan Ahlussunnah semisal tahlil, maulid, dan ziarah kubur.

Dalam bab V, dengan dasar dalil-dalil sebagai penguat, penulis menjelaskan bahwa faham Ahlussunnah Waljamaah yang berlandaskan faham Asy'ariyah adalah termasuk firqah an najiyah (golongan yang selamat). Penulis juga menyebutkan beberapa ulama salaf maupun khalaf dari berbagai disiplin ilmu yang mengikuti faham Ahlussunnah Waljamaah. Mulai dari pakar tafsir, hadits, fiqih, sejarah sampai ilmu bahasa.

Buku ini mengungkap metodologi dan sistematika pemikiran al-Asy'ari, serta mengetengahkan argumen-argumen yang melegitimasi keabsahan ajaran Asy'ariyah dimata Alqur'an, Hadits dan pendapat para ulama salaf yang shalih.

Akhirnya, buku ini tidak hanya layak untuk dibaca, tetapi wajib bagi semua orang yang mengaku sebagai pengikut Ahlussunnah Waljamaah sebagai benteng akidah.

Nah..
Smoga barokah..
Alfatihah!

Wassalamu'alaikum, Wr. Wb

==================================================
Sumber: Majalah Aula edisi April 2009 (hal. 86-88)
Peresensi: Fathul Qodir, alumnus Madrasah Hidayatul Mubtadi'in Lirboyo 2004.

Bismillah lanjut ah.. »»

Senin, 23 Februari 2009

Beberapa buku yang blum ke-posting:

Membangun Manusia seutuhnya @ Rp.30.000,- NEW
Burdah Imam Busyiri @ Rp.23.000,- NEW
Akidah Kaum Sarungan @ Rp.55.000,-
Dosa-dosa Besar di Sekitar Kita @ Rp.13.000,-
Khotbah Aktual @ Rp.23.000,-
Khotbah Membumikan @ Rp.18.000,-
Khotbah Reformasi @ Rp.18.000,-
Khotbah Sepanjang Masa @ Rp.23.000,-
Misteri Pintu Kematian @ Rp.13.000,-
Sukses Menulis Karya Ilmiah @ Rp.21.000,-
Tuntunan Sholat Sunnah @ Rp.12.000,-
Ulumul Quran @ Rp.45.000,-
Mengenal Al-Ghazali @ Rp.15.000,-
Qasidah Abad Ini @ Rp.12.000,-
Qasidah Islamiyah @ Rp.16.000,-
Seri Hikmah Shalat @ Rp.3000,-
Simtud Duror saku @ Rp.7000,-
Simtud Duror terj @ Rp.12.000,-
Tanya Jawab Sufistik @ Rp.35.000,-
Ternyata aku Orang NU @ Rp.30.000,-
Tuntunan Shalat Lengkap Tgg @ Rp.4000,-
Why Not, Fiqh itu asyik @ Rp.15.000,-
Why Not, Remaja Doyan Filsafat @ Rp.15.000,-
Novel Ayat-Ayat Cinta @ Rp.52.000,-
Novel Dalam Mihrab Cinta @ Rp.57.000,-
Nah..

Bismillah lanjut ah.. »»

Most Favorite Book

Bismillah lanjut ah.. »»

Kompilasi Hukum Peristiwa Kekinian



Kompilasi Hukum Peristiwa Kekinian
Tim Purna Siswa 2005 Lirboyo Kediri
@ Rp.57.000,-

Bismillah lanjut ah.. »»

Shalat itu Indah dan Mudah



Shalat itu Indah dan Mudah
Buku plus VCD dari pesantren Sidogiri
@ Rp.47.000,-

Bismillah lanjut ah.. »»

Risalah Haidl



Risalah Haidl
Penerbit Al-Miftah Surabaya
@ Rp.9000,-

Bismillah lanjut ah.. »»

Qami'ut Tughyan



Qami'ut Tughyan
Penerbit Al-Miftah Surabaya
@ Rp.8500,-

Bismillah lanjut ah.. »»

Panduan Praktis Zakat Empat Madzhab


Panduan Praktis Zakat Empat Madzhab
Pustaka Sidogiri Pasuruan
@ Rp.7000,-

Bismillah lanjut ah.. »»

Ringkasan Fikih Islam, Terj.Ghoyah wattaqrib



Ringkasan Fikih Islam, Terj.Ghoyah wattaqrib
Penerbit Al-Miftah Surabaya
@ Rp.10.000,-

Bismillah lanjut ah.. »»

Jawahir Kalamiyah



Jawahir Kalamiyah
Penerbit Al-Miftah Surabaya
@ Rp.7000,-

Bismillah lanjut ah.. »»

Etika Bermasyarakat



Etika Bermasyarakat
Penerbit Al-Miftah Surabaya
@ Rp.6000,-

Bismillah lanjut ah.. »»

Etika Belajar, terj Ta'limul Muta'alim



Etika Belajar, terj Ta'limul Muta'alim
Penerbit Al-Miftah Surabaya
@ Rp.9000,-

Bismillah lanjut ah.. »»

Majalah Mata Air, Ed.Feb 2009


Majalah Mata Air, Ed.Feb 2009
Yayasan Mata Air (Gus Mus)
@ Rp. 12.500,-

Bismillah lanjut ah.. »»

Majalah Risalah, No.11/Thn.II/1430H


Majalah Risalah, No.11/Thn.II/1430H
PBNU Jakarta
@ Rp.12.000,-

Bismillah lanjut ah.. »»

Majalah Aula, ed.Feb 2009


Majalah Aula, ed.Feb 2009
PWNU Jawa Timur
@ Rp.6.000,-

Mulai Ed.Maret 2009, harga @ Rp.8.000,-

Bismillah lanjut ah.. »»

Misteri Umur Manusia



Misteri Umur Manusia
Oleh: Habib Abdullah bin Alwi AlHaddad
Penerbit Cahaya Ilmu, 239hlm.
@ Rp.32.000,-

Bismillah lanjut ah.. »»

Jawaban Praktis Aswaja



Jawaban Praktis Aswaja
Oleh: Habib Zainal Abidin bin Ibrahim
Penerbit LTN Langitan Tuban, 316hlm. 14,5x20,5cm
@ Rp.30.000,-

Bismillah lanjut ah.. »»

Tanya Jawab Akidah Aswaja



Tanya Jawab Akidah Aswaja
Oleh: Habib Zainal Abidin bin Ibrahim
Penerbit Khalista, 226hlm. 12x18cm
@ Rp.23.000,-

Bismillah lanjut ah.. »»

Wajibkah memperingati Maulid Nabi?


Wajibkah memperingati Maulid Nabi?
Oleh: Sayyid Muhammad Alwi Al-Maliki
Penerbit Cahaya Ilmu, 168hlm.
@ Rp.23.000,-

Bismillah lanjut ah.. »»

Mutiara Nasehat KH Abdullah Faqih


Mutiara Nasehat KH Abdullah Faqih
Oleh: H.Ahsan Ghazali dan Saiful HM
Penerbit LTN Langitan Tuban, 111hlm. 12x20cm
@ Rp.17.000,-

Bismillah lanjut ah.. »»

Aqidah Aswaja, terj Aqidatul Awam+syarah



Aqidah Aswaja, terj Aqidatul Awam+syarah
Oleh: KH. Muhyiddin Abdusshomad
Penerbit Khalista, 72hlm. 14,5x21cm
@ Rp.12.000,-

Bismillah lanjut ah.. »»

Tradisi Islami


Tradisi Islami
Oleh: M Afnan Hafidz & A Ma'ruf Asrori
Penerbit Khalista, 14,5x21cm
@Rp. 28.000,-

Bismillah lanjut ah.. »»

Sampaikah Pahala Bacaan Yasin & Tahlil Kepada Mayit


Sampaikah Pahala Bacaan Yasin & Tahlil Kepada Mayit
Oleh: Sayyid Muhammad Alwi Al-Maliki
Penerbit Cahaya Ilmu, 176 hal.
@ Rp.28.000,-

Sampaikah Pahala Bacaan Yasin & Tahlil yang dihadiahkan kepada orang yang telah mati?

Bagaimana dengan amalan-amalan lainnya seperti puasa, haji, sedekah, istighfar, apakah bisa sampai juga bila dihadiahkan pahalanya kepada orang yang telah mati?

Apakah ada dalil-dalil yang menjelaskan tentang masalah ini?



Apa pendapat dari para ulama madzhab seperti Imam Hanafi, Maliki, Syafi'i dan Hambali mengenai masalah ini?

Bagaimana pula pendapat para ulama ahli tafsir dan ahli hadits seperti Imam Suyuthi, Ibnu Taimiyah, Ibnu Qayyim, Imam Nawawi serta ulama lainnya?

Dalam buku ini akan dijelaskan semua pendapat para ulama diatas, disertai dengan dalil-dalil yang bersumber dariAl-Qur'an dan Hadits.

Bismillah lanjut ah.. »»

Jumat, 16 Januari 2009

Keagungan Hari Jum'at



Keagungan Hari Jum'at
Oleh: Ishomuddin Dimyati dan Ust.Mukhdlor Atim
Penerbit Khalista, @ Rp.25.000,-

Apabila kita perhatikan perilaku kaum muslimin pada hari Jum'at, masih banyak yang belum tahu tentang keistimewaan dan kemuliaan hari itu. Sehingga kurang tampak pada mereka upaya untuk memuliakannya. Jarang sekali kegiatan yang menonjol baik secara pribadi maupun bersama-sama untuk mensucikannya.

Kalaupun ada, jumlah mereka sangat minim dibandingkan dengan kuantitas kaum muslimin. Bahkan justru seringkali terlihat bersikap "cuek" dan mengacuhkan.

Banyak sebab memang, mengapa hal ini sampai terjadi. Salah satu diantaranya karena kurang mengerti atau karena memang tidak mau memahami tentang hakekat hari Jum'at. Dalam buku ini penulis berusaha menjelaskan masalah hari Jum'at dan segala sesuatu yang bersangkut paut dengannya, baik dari segi lafdzi maupun maknawi. Tercakup didalamnya tentang hakekat, sejarah, keistimewaan, keagungan, ibadah shalat, dan pendapat para Ulama tentang keagungan hari Jum'at.

Kemudian bagaimana memahami "sitem nilai" yang dibangun oleh Rasulullah SAW dan berlaku bagi kaum muslimin dalam menghormati dan memuliakan hari Jum'at. Karena kewajiban mendirikan shalat Jum'at bukanlah sekedar memenuhi rukun-rukunnya saja. Tapi juga penting dan perlu ibadah penunjang agar diperoleh nilai sempurna.

Bismillah lanjut ah.. »»

Berkhitan, Aqiqah, Qurban



Berkhitan, Aqiqah, Qurban
Oleh: Achamd Ma'ruf, dkk.
Penerbit Al-Miftah, @ Rp.17.000,-

Memang benar, orang-orang mengkhitankan anak-anak mereka, tapi masih ada yang belum menghayati makna khitan. Demikian pula dengan aqiqah. Bahkan mungkin ada yang sementara orang yang menganggap

aqiqah sebagai sesuatu yang melanggar prinsip ekonomi, sebagai penghamburan uang untuk sesuatu yang tidak nyata manfaatnya.

Menjelang Ibrahim menyembelih Ismail, Allah SWT menggantinya dengan seekor kambing gibas dari syurga. Penggantian itu pada hakekatnya merupakan sindiran pada waktu , agar pelaksanaan Qurban tidak membawa derita bagi manusia.

Buku ini disusun berdasarkan keperluan praktis tersebut. Yakni disamping memberikan gambaran tentang khitan, aqiqah dan qurban lengkap dengan landasan hukum dan tata caranya sesuai dengan syariat Islam. Juga sedapat mungkin mengungkap hikmatut tasyri' dari ketiganya sebagai salah satu upaya pembentukan generasi Qur'ani dan masyarakat Rabbani yaitu generasi yang menjelmakan Qur'an kedalam tingkah laku dan memiliki orientasi hanya untuk beribadah kepada Allah SWT.

Bismillah lanjut ah.. »»

Tantangan Syiah Terhadap Ahlussunnah



Tantangan Syiah Terhadap Ahlussunnah
Oleh: Dr. H. Mohammad Baharun, SH. MA
Pustaka Sidogiri, @ Rp. 26.000,-

Munculnya firqah-firqah dalam Islam, termasuk sekte Syiah,sejatinya bukan merupakan bentuk ancaman bagi Ahlussunnah wal-jamaah (Aswaja). Sebab manhaj aswaja sudah teruji oleh zaman. Justru kehadiran sekte-sekte itu lebih merupakan wujud tantangan bagi ummat Sunni untuk terus menyegarkan faham ahlussunnah ke depan, agar tetap shalih likulli zaman wa makan (selaras dengan situasi dan kondisi zaman). Maka dialektika keilmuan yang segar, cair dan mengalir, perlu terus dikembangkan. Siapa tahu, setelah permasalahan ini tuntas, dapat digalang Ukhuwwah Islamiyah yang tidak semu. Minimal ukhuwah dalam tauhid.

Bismillah lanjut ah.. »»

Ekonomi Syariah Versi Salaf



Ekonomi Syariah Versi Salaf
Oleh: HM. Dumairi Nor, dkk
Pustaka Sidogiri, @ Rp.27.500,-

Kehadiran buku "Ekonomi Syariah Versi Salaf" yang disusun oelh orang-orang yang menimba ilmu di Pesantren patut kita letakkan sebagai wujud nyata kontribusi dan tanggung jawab lembaga pesantren dalam edukasi dan pengenalan ekonomi syariah di tanah air.
Sejarah kemerdekaan Indonesia telah menjadi saksi

obyektif dan faktual akan peran pesantren dalam rentetan perjalanan perjuangan bangsa Indonesia,terutama melalui peran dan kepahlawanan para ulama dan santri. Wilayah kiprah pesantren yang langsung bersentuhan dengan strata masyarakat yang paling bawah (grass root) serta pendekatan pesantren yang bersifat kulturan -dibandingkan dengan struktural- menjadikan kiprah pesantren semakin meluas dan efektif. (Siti Chalimah Fadjrijah, Deputi Gubernur Bank Indonesia)

Booming sistem ekonomi Islam tidak terelakkan. Masyarakat semakin menyadari bahwa sistem ini menawarkan keuntungan bersama sesuai prinsip-prinsip transaksi. Ekonomi Islam, meskipun bersumber dari Al-Qur'an dan Hadits, dalam tataran konsepsi di rancang dengan logika, teori ekonomi dan bukti-bukti empiris. Sehingga masyarakat muslim yang berbisnis dengan sistem syariah menjadi homo islamicus yag berkarakter altruistik dan sosial. (H. Mahmud Ali Zain, Ketua Rabithah Maahid Islamiyah)

Bismillah lanjut ah.. »»

Kamis, 04 Desember 2008

Mengenal KH. Nawawi Berjan Purworejo



Mengenal KH. Nawawi Berjan Purworejo
Oleh Tim PP "An-Nawawi", 184 hal., 12x18cm @ Rp. 25.000,-

Ilmu Tasawuf mengajarkan: "Benamkanlah dirimu kedalam tanah sedalam-dalamnya, nisacaya kamu akan diangkat oleh Allah SWT.". Dan, seorang KH. Nawawi dari Berjan Purworejo, elah berupaya menjalankan perintah itu dengan sebaik-baiknya.



Derajatnya yang tinggi dalam beberapa kepengurusan organisasi sosial kemasyarakatan baik dalam lingkup organisasi Nahdlatul Ulama (NU), Thariqat, dll, tidak menjadikannya "menyembul" keluar dari jati dirinya. Beliau tetap mampu menahan godaan pengaruh kewibawaan, yang kini banyak dicari orang.

Posisinya yang sangat strategis sebagai salah seorang pendiri dan pelopor berdirinya Jam'iyyah Ahli Thariqah al-Mu'tabarah yang deklarasikan di Pondok Pesantren Tegalrejo Magelang pada 19-20 Rabi'ul Awal 1377 H/ 12-13 Oktober 1957 M, tidak dijadikannya ajang untuk mencari keuntungan pribadi.

Beliau seorang Kyai yang matang dalm berorganisasi,khususnya di NU dan Thariqah Qadiriyah wa Naqshabandiyyah, tidak pernah mbalelo dalam masa pengabdian yang panjang, banyak kawan, tidak punya lawan, sederhana, tidak neko-neko, namun tetap dihormati kalangan tua dan digandrungi anak-anak muda.

Penulisan biiografi ini telah berupaya semaksimal dan seobyektif mungkin menggunakan literatur terpercaya, nara sumber tsiqat, dan tentu saja sesering mungkin mengadakan crosscheck kepada putra al-Maghfurlah, yaitu KH. Achmad Chalwani.

Bismillah lanjut ah.. »»

Ajengan Cipasung


Ajengan Cipasung, Biografi KH. Moh. Ilyas Ruhiyat
Oleh: Iip D Yahya
Penerbit Pustaka Pesantren Jogja
328 hal., 14,5 x 21cm. @ Rp. 50.000,-

Ada dua belas "indikator" Ulama Akhirat menurut Imam al-Ghazali, sebagaimana yang tertera dalam Ihya' Ulumuddin. Mari kita gunakan kriteria ini untuk membaca kehidupan Ajengan Ilya seperti tertulis dalam buku ini:
1. Tidak mencari dunia dengan ilmu agamanya.
2. Perbuatannya tidak menyalahi omongannya.
3. Kesungguhannya dalam mencari ilmu yang berguna untuk

akhirat dan menghindari ilmu yang membawa pada pertengkaran.
4. Hidup sederhana dalam makan, minum, tidur, berpakaian dan lain sebagainya.
5. Menjauhi pergaulan dengan para penguasa.
6. Tidak tergesa-gesa memberi fatwa.
7. Banyak perhatiannya pada ilmu bathin dan berusaha menyingkapkannya dengan mujahadah dan muraqabah.
8. Bersungguh-sungguh memperkuat keyakinannya.
9. Selalu merasa sedih, menundukkan kepala karena kerendahan hatinya dan senang berdiam diri.
10. Kebanyakan uraian ilmunya berkenaan dengan ilmu tentang amal-amal dan yang merusakkannya.
11. Berpegang pada ilmu berdasarkan penglihatan bathin melalui hati yang bersih.
12. Berhati-hati dari perbuatan bid'ah.

Saya berdoa, mudah-mudahan dalam perjalanan bangsa ini, buku ini menjadi salah satu mercusuar yang menunjuki jalan. Biarlah umat mengenal ulama akhirat, umat yang makin lama makin dewasa akan mendekati mereka. Dan kafilah ruhani yang panjang ini akan terus bergerak mendekati Allah. (Kata Pengantar, Dr. Jalaludin Rakhmat)

Bismillah lanjut ah.. »»

Senin, 22 September 2008

Merawat Cinta Kasih Suami Istri


Merawat Cinta Kasih Suami Istri
Oleh: A Ma'ruf Asrori dan Mas'ud Mubin
Penerbit Al-Miftah Surabaya
209 hlm, @ Rp. 18.000,-

Dalam kurun abad modern sekarang ini, acapkali kita dihadapkan pada benturan-benturan persoalan di semua lini kehidupan. Kutub-kutub yang berbenturan itu memaksa kita untuk menentukan suatu pilihan yang jelas. Problem dan segala yang melingkupinya dalam pergaulan remaja misalnya, adalah salah satu persoalan yang dilematis.

Adanya kasus-kasus penyaluran seks

yang menyimpang sering menghiasi beberapa media cetak seperti koran, majalah, tabloid dan sebagainya. Semua ini membutuhkan cara penyelesaian bijaksana yang dapat diterima oleh semua lapisan masyarakat. Salah satu jawabannya adalah dengan perkawinan yang sah.

Dalam buku ini, dijelaskan persiapan menuju perkawinan dan segala persoalan yang melingkupinya, agar perkawinan menjelma menjadi sebuah hubungan suami istri yang harmonis dan pennuh cinta kasih, sehingga beberapa sarana dari sekian banyak sarana menuju kesana mutlak diperlukan seperti pengetahuan tentang etika bersenggama, pengenalan organ seks, dan tugas serta hak-hak suami istri.

Bismillah lanjut ah.. »»

Islam diantara Kelompok-Kelompok Sesat


Islam diantara Kelompok-Kelompok Sesat
Oleh: Dr. Muhammad Raf'at Sa'id (Penerjemah: H Ainul Heri Abbas, M.A)
Penerbit Abbas Press
134 hlm, @ Rp. 23.000,-

Sejak Rasulallah SAW menyampaikan perintah Tuhannya, Islam sering menghadapi tantangan-tantangan dalam proses dakwah yang dilakukan. Tetapi, tantangan-tantangan tersebut meskipun kuat, selalu kalah ketika berhadapan dengan bangunan Islam yang menjulang tinggi dan kokoh.

Tantangan-tantangan tersebut masih berlanjut hingga kini, Bagaimanakah macam/model tantangan itu, bagaimana Rasulallah SAW menghadapi tantangan pada masa Beliau, sehingga bisa menjadi teladan dan petunjuk bagi kita dimasa sekarang.

Bagian pertama buku ini membahas model-model tantangan klasik, bagian berikutnya tentang bentuk-bentuk tantangan modern, dilanjutkan dengan kemunculan kelompok-kelompok sesat dan bagian terakhir tentang faktor-faktor munculnya tantangan dan bagaimana menghadapinya.

Bismillah lanjut ah.. »»

Etika Jima', posisi dan variasinya


Etika Jima', posisi dan variasinya
Oleh: M Syamsul Hasan dan A Ma'ruf Asrori
Penerbit Al-Miftah Surabaya
322 hlm, @ Rp. 20.000,-

Kenikmatan dan kepuasan adalah sesuatu yang diburu dan didambakan pasangan suami istri dalam berjima'. Untuk mencapai kepuasan yang optimal, disamping tergantung kondisi fisik dan psikis juga ditentukan oleh pengetahuan tentang hubungan seks serta berbagai variasi posisi dalam berjima'. Kendati diberi kebebasan bagi suami istri dalam berjima' tentu tetap ada batas-batasnya dan bukan tanpa kendali, tidak seperti binatang.

Untuk keperluan itulah, buku ini disusun. Bagaimana kebebasan dalam berjima' antara suami istri masih berada dalam bingkai moral dan dalam kendali etika seksual yang diajarkan oleh agama. Etika berjima' itu bukan dimaksudkan untuk menghilangkan kebebasan dan mengurangi kenikmatan jima', tetapi hal itu justru dimaksudkan agar kepuasan maksimal dan nilai ibadah dalam berjima' bisa diraih.

Bismillah lanjut ah.. »»

Kamis, 11 September 2008

VCD Debat Terbuka NU Vs Wahabi



VCD Debat Terbuka NU Vs Wahabi
di Aula Pasca Sarjana IAIN Sunan Ampel Surabaya
12 Maret 2008
Harga @ Rp.25.000,- (isi:2 Keping VCD)
Produksi Khalista Surabaya

Bismillah lanjut ah.. »»

30 Hikmah Pembentuk Pribadi Muslim



30 Hikmah Pembentuk Pribadi Muslim
Oleh:Muhammad Fauzi el-Qudsy
Penerbit Kafila Jogja, 138 hlm @ Rp. 16.000,-
Disarikan dari Kitab Usfuriyah karya Muhammad bin Abu Bakr al-Usfuri

Rasulullah SAW bersabda: "Aku adalah kota ilmu sedangkan Ali adalah pintunya."
Ketika kaum Khawarij mendengar Hadits ini, mereka semakin membenci Ali dan berkumpullah sepuluh orang pemuka mereka. Mereka berkata: "Kita akan menanyakan satu masalah dan melihat bagaimana Ali menjawabnya. Seandainya ia menjawab masing-masing dari kita dengan jawaban yang berbeda, maka benarlah ia orang alim sebagaimana dikatakan Nabi SAW. Seorang diantara mereka datang kepada Ali dan bertanya: "Hai Ali, mana yang lebih baik, ilmu atau harta?" Ali menjawab: "Ilmu lebih baik daripada harta." Orang itu bertanya: "dengan dalil apa?" Ali menjawab: "Ilmu itu warisan para Nabi sedangkan harta itu warisan Qarun, Syaddad, Fir'aun dan lainnya. Kemudian pergilah orang itu. Datang lagi seorang yang lain, lalu bertanya seperti yang pertama. Ali menjawab, "Ilmu lebih baik daripada harta." Orang itu bertanya, "dengan dalil apa?" Ali menjawab, "Ilmu menjagamu sedangkan harta engkau yang menjaganya." Kemudian pergilah orang itu sampai kesepuluh pemuka Khawarij menanyakan pertanyaan yang sama dan dijawab oleh sayyidina Ali dengan jawaban yang berbeda-beda. Subhanallah!..

Bismillah lanjut ah.. »»

Bunga Rampai / Al-Majmu'ah Al-Mubarokah



Bunga Rampai / Al-Majmu'ah Al-Mubarokah, Dzikir-Wirid-Do'a-Sholawat & Tertib Fatihah yang Dibaca di Berbagai Acara dan Walimah,
Oleh: Lajnah Ta'lif, Tarjamah wan Nasyr PCNU Gresik
213 hlm, @ Rp. 16.000,-

Bismillah lanjut ah.. »»

Radikalisme Islam



Radikalisme Islam, Nahdlatul Ulama dan Masa Depan Moderatisme Islam di Idonesia
Oleh: Drs. A Rubaidi, M.Ag
Penerbit Logung Pustaka Jogja
180 hlm, @ Rp. 20.000,-

Islam yang sebelumnya telah mapan, ramah, toleran, menghargai tradisi serta budaya lokal serta moderat. Sekian lama dibangun oleh Walisongo dan dilestarikan Ulama-Ulama Tradisional. NU lahir diantaranya memang dalam rangka menghadapi kelompok para pembaharu. (Drs. H. Ali Maschan Moesa, M.Si-Mantan Ketua PWNU Jatim)
Kaum Muda NU wajib membaca buku ini, karena memberikan wawasan ke-NU-an dan ke-Indonesia-an yang cinta damai. (Arief Fauzi Marzuki-Wakil Ketua PW. GP.Ansor DIY)

Bismillah lanjut ah.. »»

Shalat Versi Kitab Salaf



Shalat Versi Kitab Salaf
Oleh: HM. Masykuri Abdurrahman
Penerbit: Cahaya Berkah Sidogiri Pasuruan
184 hlm, @ Rp. 29.000,-

Shalat merupakan barometer Ibadah lainnya, tolok ukur baik tidaknya bermacam-macam kebajikan yang telah ditetapkan oleh Sang Khaliq.
Nabi SAW telah bersabda: "Amal perbuatan hamba yang pertama kali dihisab pada hari Kiamat adalah shalat. Jika shalatnya baik, maka baik pulalah seluruh amalnya. Jika shalatnya rusak, maka rusak pulalah seluruh ibadahnya."
Shalat itu sebagai tiang penyangga sekaligus menjadi ciri Islam, pembeda antara si kafir dan si muslim. Ia juga merupakan audensi rutin antara makhluk dengan Khaliqnya yang tanpa ikut sertanya perantara, dan ia adalah penyejuk mata serta pelipur hati yang berduka.
Melihat eksistensi shalat yang demikian vital dan urgen dalam hidup dan kehidupan muslim, maka ia harus dijaga, diamalkan dengan sempurna dan penuh kekhusyu'an sesuai dengan kaifiyah yang telah digariskan. Shalat yang dilakukan dengan khusyu' akan memberikan motivasi kepada mushalli untuk beribadah hanya kepada Allah SWT, ikhlas, pasrah dan rendah diri.
Untuk memperoleh kekhusyu'an dalam shalat, si-mushalli harus benar-benar mengerti dan menghayati apa yang ia perbuat, baik af'al maupun adzkar al-shalat serta memahami hikmah-hikmah yang tersirat.
Tentu Anda ingin memahami tatacara shalat, hikmah mengangkat kedua tangan disaat takbir, hikmah do'a iftitah, fatihah, ruku' dan i'tidal, hikmah sujud dua kali tidak sebagaimana rukun lainnya dan kenapa subuh dua rakaat, dzuhur empat rakaat dan seterusnya. Nah..

Bismillah lanjut ah.. »»

Etika Bergaul ditengah Gelombang Perubahan


Etika Bergaul ditengah Gelombang Perubahan, KH. Muhyiddin Abdusshomad,Sambutan: Prof. Dr. H. Ayu Sutarto, MA. 12x18cm., 136 hlm. @ Rp. 16.500,-
Pada saat ini, seperti yang digambarkan John Ruggie, dunia benar-benar sedang dilanda gelombang perubahan (times of change). Semua aspek kehidupan,tanpa pilih kasih, tertanda oleh gelombang perubahan cepat ini. Di satu sisi, fenomena perubahan ini sangat bermanfaat bagi umat manusia, tetapi di sisi lain sangat mencemaskan. Salah satu dampak perubahan yang mencemaskan adalah terjadinya pemiskinan akhlak dan pengabaian terhadap etika, termasuk etika pergaulan. KH. Muhyiddin Abdusshomad dalam buku ini telah menggali tradisi klasik peninggalan Ulama Salaf yang bersumber dari Kitab Kuning (Turats) dengan tidak menafikan khazanah modern. Dengan menggabungkan keduanya akan menjadi sinergi yang dapat mewujudkan suatu kekuatan besar untuk menjawab tantangan zaman. Tidak terkecuali dalam konsep etika pergaulan ini.

Bismillah lanjut ah.. »»

Penuntun Qalbu


Penuntun Qalbu, Kiat Merih Kecerdasan Spiritual, KH. Muhyiddin Abdusshomad, 12x18cm., 218 hlm. @ Rp. 24.000,-
Saat ini, semua orang menyadari bahwa kesuksesan manusia tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan intelektual ataupun kecerdasan emosional,melainkan juga ditentukanoleh kecerdasan spiritual. Kecerdasan intelektual diperoleh melalui olah akal. Kecerdasan emosional diperoleh melalui olah jiwa. Sedangkan kecerdasan spiritual diperoleh melalui olah qalbu. Olah qalbu inilah yang acapkali diabaikan oleh manusia. Padahal, qalbu dalam Islam adalah sentral perbuatan manusia. Tatkala manusia acuh untuk memenuhi kebutuhan dasarnya, maka ia akan tertimpa krisis spiritual. Krisis spiritual inilah biang dari semua krisis. Semua yang dipaparkan buku ini merupakan pernik-pernik dari penuntun qalbu yang sejati, yakni AL-Qur'an, Al_hadits dan Kitab Kuning (Turats) yang diajarkan para Kiai.

Bismillah lanjut ah.. »»

Minggu, 24 Agustus 2008

Mana Dalilnya 1


Mana Dalilnya 1, Seputar Permasalahan Ziarah kubur, Tawassul dan Tahlil
Oleh: Novel bin Muhammad alaydrus
Penerbit Taman Ilmu
150 hlm, @ Rp. 30.000,-

Mana dalilnya?, sebuah pertanyaan yang sering kali kita ajukan ketika membaca atau melihat sebuah kegiatan keagamaan yang berlaku ditengah-tengah masyarakat. Buku ini menyajikan kepada Anda sebuah jawaban atas pertanyaan tersebut. Dalam buku ini, penulis mengajak pembaca untuk menyelami kedalaman makna Al-Qur'an, Hadits dan pemikiran para Ulama untuk memperluas wawasan berfikir Anda. Sehingga, dengan membaca buku ini Insya Allah, Anda tidak perlu lagi terlibat dalam perdebatan yang menjemukan dan tidak bermanfaat.

Bismillah lanjut ah.. »»

Mana Dalilnya 2


Mana Dalilnya 2, Maulid Nabi, Sunnah atau Bid'ah
Oleh: Novel bin Muhammad alaydrus
Penerbit Taman Ilmu
150 hlm, @ Rp. 30.000,-

Mana dalilnya?, sebuah pertanyaan yang sering kali kita ajukan ketika membaca atau melihat sebuah kegiatan keagamaan yang berlaku ditengah-tengah masyarakat. Buku ini menyajikan kepada Anda sebuah jawaban atas pertanyaan tersebut. Dalam buku ini, penulis mengajak pembaca untuk menyelami kedalaman makna Al-Qur'an, Hadits dan pemikiran para Ulama untuk memperluas wawasan berfikir Anda. Sehingga, dengan membaca buku ini Insya Allah, Anda tidak perlu lagi terlibat dalam perdebatan yang menjemukan dan tidak bermanfaat.

Bismillah lanjut ah.. »»

Kesahihan Dalil Ziarah Kubur



Kesahihan Dalil Ziarah Kubur
Oleh: KH. M Hanif Muslich, Lc
Penerbit: Toha Putera Semarang
128hlm, @ Rp. 15.000,-

Pada awalnya, ketika pemeluk Islam masih lemah, masih berbaur dengan amalan jahiliyah yang dikhawatirkan dapat menyebabkan perbuatan syirik, Rasulallah SAW melarang keras Ziarah Kubur. Akan tetapi setelah Islam menjadi kuat, mampu membedakan mana perbuatan yang mengarah kepada syirik dan mana yang mengarah kepada ibadah karena Allah, Rasulullah SAW memerintahkan Ziarah Kubur, karena dengannya dapat mengingatkan pelakunya untuk dzikrul maut dan ingat akhirat. Nah..

Bismillah lanjut ah.. »»

Dalil Shalat Tarawih 20



Kesahihan Dalil Shalat Tarawih 20 rakaat
Oleh: KH. M Hanif Muslich, Lc
Penerbit: Toha Putera Semarang
132hlm, @ Rp. 15.000,-

Masalah tarawih, Rasulullah memberikan contoh tuntunan dan tidak memberikan batasan dalam jumlah rakaatnya. Karenanya umat Muhammad diberikan kebebasan dan kelonggaran untuk menentukan sendiri pilihannya, dengan melihat kondisi dan kemampuan. Apakah ia mampunya hanya 11 rakaat, 20 rakaat atau bahkan 39 rakaat?

Bismillah lanjut ah.. »»

Peringatan Haul



Peringatan Haul
Oleh: KH. M Hanif Muslich, Lc
Penerbit: Toha Putera Semarang
121 hlm, @ Rp. 15.000,-

Peringatan Haul ditinjau dari hukum Islam.
Pendapat dari Syaikhul Islam Ibnu Taymiyah, Imam Nawawi, Imam Ibnu Qudamah, Syaikhul Islam Burhanuddin ar-Rusydany, Imam As-Shon'any, Imam As-Syaukany, As-Syaikh Sayyid Sabiq, Syaikh Abdurrahman Al-Banna.

Bismillah lanjut ah.. »»

Dari Pojok Pesantren



Dari Pojok Pesantren
Oleh: Abdut Taqwa, dkk.
Penerbit: Pustaka Lirboyo '01 Kediri
88 hlm, @ Rp. 9.000,-

Bismillah lanjut ah.. »»

Do'a-Do'a Ulama Salaf



Do'a-Do'a Ulama Salaf
Oleh: M Masykur Khoir
Penerbit: Duta Karya Mandiri Kediri
96 hlm, @ Rp. 9.000,-

Bismillah lanjut ah.. »»

Manhaj Dakwah



Manhaj Dakwah
Oleh: Sayyid Muhammad Alwi al-Maliki dan Sayyid Umar bin Muhammad bin Hafizh bin Syeikh Abu Bakar
Penerjemah: Novel Muhammad Alaydrus
Penerbit: Putera Riyadi Solo
139 hlm, @ Rp. 18.000,-

Sesungguhnya sejarah kehidupan Nabi dan para sahabatnya ra merupakan model (rujukan) terbaik bagi para dai untuk merumuskan manhaj dakwah, juga merupakan sumber pengetahuan yang dapat memperkokoh iman dan menumbuhkan semangat beragama. Sejarah tersebut menyinari hati mereka dan membuat mereka gemar berdakwah. (Sayyid Muhammad Alwi al-Maliki)

Ruang lingkup dakwah ke jalan Allah SWT sangat luas. Orang-orang seperti kita ini sebenarnya tidak pantas untuk menyebut kata dakwah, apalagi menempuhnya. Namun Allah menganugerahi umat ini kenikmatan; Ia mengizinkan umat Islam untuk berdakwah, bahkan melalui lisan Nabi mereka-Muhammad saw-mewajibkannya. (Sayyid Umar bin Muhammad bin Hafizh bin Syeikh Abu Bakar)

Bismillah lanjut ah.. »»

Jumat, 25 Juli 2008

Hujjah NU


Hujjah NU, Akidah-Amaliah-Tradisi
Oleh KH. Muhyiddin Abdusshomad, 121 hal., 12x18cm @ Rp. 16.500,-

Buku Hujjah NU yang menguraikan akidah, amaliah dan tradisi kaum Nahdliyyin ini, menyadarkan kita bahwa sebetulnya ummat islam di Indonesia sudah mendapatkan referensi sekaligus justifikasi atas model "perjumpaan" antara tradisi dan ajaran islam dalam bentuk dalil-dalil yang sudah disepakati para Ulama, terutama kalangan Ahli Sunnah waljamaah, sebagai mayoritas muslim di Indonesia dan Dunia. Sebagai sarana dakwah, buku ini sangat efektif dalam memberikan pemahaman terhadap hal-hal yang selama ini "disalahpahami" oleh sebagian kalangan. Buku ini tidak saja membahas masalah fikih, tapi juga membahas tentang rumusan dan pengertian aswaja (ahli sunnah waljamaah), peranan Walisongo dan hal-hal lain yang lebih elemeneter seperti sistem bermadzhab yang dianut kalangan Nahdilyyin.

Bismillah lanjut ah.. »»

Selasa, 17 Juni 2008

Sarung dan Demokrasi


Sarung dan Demokrasi, dari NU untuk Peradaban Ke-Indonesiaan. Editor: TIM PW. LTN_NU Jatim, 14,5x20,5cm., 304 hlm. @ Rp. 45.000,-
Buku ini dihadirkan untuk memberikan pewacanaan tentang bagaimana peran serta NU dalam membangun peradaban ke-Indonesiaan dalam perspektif masyarakat pada umumnya dan warga NU pada khususnya dengan beberapa uraian dari beberapa penulis,meliputi: (1) Toleransi Antar Umat Beragama Sebagai Wujud Penyikapan Pluralisme dalam perspektif NU, (2) Sarung Identitas dan Sepak Terjang Masyarakat NU, (3) Kontribusi NU dalam Pembangunan Hukum dan HAM di Indonesia, (4) Kontribusi NU dalam Bidang Pendidikan, (5) Genealogi Tashwirul Afkar dan Ijtihad Pengembangan Lembaga Pendidikan NU, (6) NU dan Politik Kebangsaan Indonesia , Revotalisasi Gerakan Politik Kebangsaan NU untuk Pemberdayaan Bangsa, (7) Membaca Peta Politik Kiai Nahdlatul Ulama: Antara Keteguhan Khittah dan Syahwat Politik, (8) Nalar Fiqh NU: Dari Tradisional, Modern Hingga Liberal, (9) NU dan Transformasi Ke-Aswajaan, Revitalisasi Gerakan Pembebasan Soisal NU dalam Memberdayakan Umat secara Kaffah, (10) NU dan Islamisasi Kultural Tradisi Lokal.

Bismillah lanjut ah.. »»

Ahkamul Fuqaha



Ahkamul Fuqaha
Solusi problematika Aktual Hukum Islam Keputusan Muktamar, Munas, dan Konbes Nahdlatul Ulama (1926-2004),
Pengantar DR. KH. MA. Sahal Mahfudh
HVS 786 hlm, Hard Cover.
@ Rp. 90.000,-

Buku ini merangkum dokumen-dokumen yang secara khusus dan eksklusif dari hasil Bahtsul Masail NU yang telah diputuskan melalui Muktamar, Musyawarah Nasional Alim Ulama dan Konferensi Besar NU sejak tahun 1926 sampai dengan tahun 2004 M. Semua sumber rujukan yang dijadikan dasar pengambilan hukum dalam Bahtsul Masail ditulis dengan huruf Arab bersyakal (masykul) dan diterjemahkan dalam bahasa Indonesia. Di samping itu, juga ditampilkan dua model daftar isi: di halaman depan, daftar isinya urut sesuai muktamar, mulai muktamar pertama sampai muktamar ke-31 di Donohudan, Solo. Sedangkan di halaman akhir, daftar isinya tematik. Masalah-masalah diklasifikasi, seperti bab haji sendiri, bab nikah sendiri dan seterusnya, jadi para pembaca akan lebih mudah dalam mencari kategori masalah yang diinginkannya.

Bismillah lanjut ah.. »»

Al-Hujaj al-Qath'iyyah



Al-Hujaj al-Qath'iyyah fi Sihhah al-Mu'taqadaat wa al-'Amaliyyaat al-Nahdhiyyah
Kitab yang berisi hujjah dari amaliah warga NU
Oleh KH. Muhyiddin Abdusshomad
16 x 24cm. 288 hlm. @ Rp. 40.000,-

Bismillah lanjut ah.. »»

ANTOLOGI NU



ANTOLOGI NU
(Sejarah - Istilah -Amaliah - Uswah).
Oleh: H. Soeleiman Fadel & M. Subhan, S. Sos.
Pengantar: KH. Muchith Muzadi
Pentashih: Drs. HA. Chalid Muzadi
Kertas HVS, 344 hlm. Hard Cover, @Rp. 50.000

Dalam perjalanan sejarahnya, NU selalu memberikan kontribusi yang besar kepada negara dan agama. Tidak raja di medan perjuangan fisik dan politik NU berperan, namun juga tidak kalah penting di medan tegaknya Islam yang rahma- tan lil alamin, dengan cara melestarikan, mengembangkan dan mengamalkan ajaran Islam Ahlussunnah Wal jamaah, sehingga di bidang budaya dan amaliah pun NU tetap toleran. Bahkan melestarikan tradisi/budaya, sepanjang tidak bertentangan dengan syari'at Islam. Peran-peran penting di atas tidak lepas dari kreativitas besar para tokohnya sebagai pengendali NU sekaligus sebagai uswah bagi ummatnya. Dalam buku ini terekam biografi 49 tokoh NU, mulai dari pemberi restu, pendiri, pejuang, penegak, pembaharu dan pelestari.

Bismillah lanjut ah.. »»

ASWAJA AN-NAHDLIYAH



ASWAJA AN-NAHDLIYAH
Ajaran Ahlussunnah Wal-Jama'ah yang Berlaku di Lingkungan Nahdlatul Ulama,
Oleh: Tim PWNU Jawa Timur
7 2 x 18cm. 64 hlm. @ Rp. 6.000,-

Buku ini berisi 9 bab: Pertama Mukadimah. Kedua membahas sumber ajaran Aswaja An-Nahdliyah. Ketiga tentang Aqidah Aswaja An-Nahdliyah. Keempat tentang Syari'ah Aswaja An-Nahdliyah. Kelima mengenai Tasawuf Aswaja An-Nahdliyah. Keenam mengulas Tradisi dan Budaya. Ketujuh tentang Kemasyarakatan. Kedelapan masalah Kebangsaan dan Kenegaraan.
Kesembilan Khatimah (Penutup).

Bismillah lanjut ah.. »»

BERJUANG SAMPAI AKHIR



BERJUANG SAMPAI AKHIR
Kisah Seorang mBah Muchith.
Oleh Mohammad Subhan,
14,5 x 21cm. 176 hlm.
@ Rp 23.000,-

Sosok KH. Abdul Muchith Muzadi sudah tak asing bagi pengurus dan warga NU. Dia turut merasakan pahit-getirnya perjalanan NU di masa penjajahan Belanda dan Jepang, masa perang merebut dan mempertahankan kemerdekaan, ganti-ganti 'penampilan' di zaman Orde Lama dan Orde Baru, hingga mencapai Go Internasional seperti sekarang ini. Beliau memiliki rekaman kuat tentang sejarah perjalanan NU dan bangsa ini dari masa ke masa, karena memang terlibat langsung di dalamnya. Potret beliau yang terungkap di buku ini, di antaranya: Kisah perjalanannya di bidang pendidikan, politik hingga mengawal Khitthah NU. Semangat keteladanannya dalam membina rumah tangga, kesetiaannya pada NU, gaya humornya, dan pemikirannya demi keberlangsungan dan kejayaan Islam yang rahmatan lil 'alamin.

Bismillah lanjut ah.. »»

Fikih Keseharian Gus Mus



Fikih Keseharian Gus Mus
Oleh KH. A. Musthofa Bisri
14,5 x 21cm. 508 hlm.
@ Rp 55.000,-

Dengan bahasa komunikatifnya, Gus Mus mampu memberikan solusi problematika keumatan dengan ringkas dan (terasa) mengalir serta enak dibaca, sehingga rangkaian argumen dan dalil-dalil fikih yang sebelumnya terasa sulit dipahami, hadir dengan 'rasa baru'. Sikap Gus Mus yang tercermin dalam buku ini, merupakan potretnya sebagai Kiai yang ‘membumi', dalam arti mampu menempatkan diri sebagai sosok pengayom yang berusaha membaca realitas yang terjadi di sekelilingnya. Problematika keumatan yang terangkum dalam buku ini meliputi: Akidah, Bersuci, Shalat dan Kesempurnaannya, Puasa, Haji, Mobilisasi Dana dan Persoalan Ekonomi Modern, Moralitas dan Toleransi Umat Beragama serta Budaya Kontemporer.

Bismillah lanjut ah.. »»

Fikih Perempuan Praktis



Fikih Perempuan Praktis
Oleh KH. Abdul Muchith Muzadi
12 x 18cm. 138 hlm.
@ Rp. 15.500,-

Peranan perempuan di berbagai bidang kehidupan tidaklah kalah pentingnya dengan peranan laki-laki. Masing-masing memiliki peran yang saling mengisi dan diatur oleh Islam untuk kemaslahatan bersama. Bagi Kiai Muchith (kini Mustasyar PBNU), seorang perempuan yang juga tokoh organisasi, pandai pidato dan kelihatannya sibuk ke sana kemari, tidak tepat jika dinilai lebih tinggi prestasi dan peranannya daripada seorang ibu yang tidak banyak keluar rumah, tapi rajin memelihara rumah tangga, mendidik anak-anaknya sehingga berhasil menjadi manusia-manusia yang baik, serta berguna bagi agama, bangsa dan negaranya.

Bismillah lanjut ah.. »»

FIQH SOSIAL KIAI SAHAL MAHFUD



FIQH SOSIAL KIAI SAHAL MAHFUD
Antara Konsep dan Implementasi
Oleh Jamal Ma'mur Asmani
14,5 x 20,5cm. 416 hlm. @ Rp. 50.000,-

Buku ini ditulis untuk merekam perjalanan Kiai Sahal, baik perjalanan hidupnya, intelektualnya, kunci sukses atau tips-tips khusus kesuksesannya belajar di pesantren, teknik memimpinnya, perjuangan kemasyarakatannya, karir akademisnya, karir ke-NU-annya, dan khususnya pergulatannya dalam melahirkan dan mengembangkan fiqh sosial yang spektakuler.

Bismillah lanjut ah.. »»

Fiqh Tradisionalis



Fiqh Tradisionalis
Jawaban Pelbagai Persoalan Keagamaan Sehari-hari
Oleh KH. Muhyiddin Abdusshomad
14,5x21 cm. 428 hlm. Kertas HVS @ Rp. 45.000,

Amal ibadah, mu'amalah maupun pemahaman keagamaan yang berkembang dan berurat akar dalam tradisi Indonesia sering dianggap oleh kelompok tertentu sebagai menyimpang jauh dari tuntunan dan ajaran Islam, seperti pemahaman tentang Aswaja, Bid'ah, Ijtihad, Madzhab, Taqlid, Talfiq, Melafalkan Niat Shalat, Do'a Iftitah, Basmalah dalam Surat al-Fatihah, Sayyidina, Qunut Subuh, Wirid, Qabliyyah dan Ba'diyyah Jum'at, Adzan Dua Kali, Tongkat Khatib Jum'at, Bilangan ShalatTarawih, Shalat 'Ied di Masjid.
Begitu juga tentang Pengertian Sabilillah, Pendistribusian zakat, Penetapan Awal dan Akhir Puasa, Selamatan Haji, Berziarah ke Makam Rasulullah SAW, Shalat di Raudhah dan Arba'in di Masjid Nabawi, Tangis kematian, Talqin, Ziarah Kubur, Barokah, Tawassul, Melihat Allah, Wali dan Karamahnya, Perayaan Maulid, Shalawat, dan Membaca Taraddhi, Hizib dan Azimat, Penghormatan terhadap Ulama, Kesenian Hadrah, dan banyak lagi amalan-amalan yang oleh kalangan tertentu dipandang sebagai bid'ah, tahayyul dan khurafat. Padahal, kalau diteliti secara mendalam tradisi keagamaan di atas memiliki landasan yang kokoh dan kuat, baik dari al-Qur'an, al-Hadits maupun pendapat para ulama yang memang ahli dalam bidangnya.

Bismillah lanjut ah.. »»

KHITTAH NAHDLIYYAH



KHITTAH NAHDLIYYAH
Oleh KH. Achmad Shiddiq
12x18 cm., 127 hlm
@ Rp.15.000,-

Buku yang ditulis oleh salah seorang yang pernah menjadi Rais Am PBNU (1984-1991) ini, menurut al-Maghfurlah KH. Masykur, merupakan warisan berharga bagi generasi berikutnya. Isinya patut menjadi perhatian keluarga Nahdliyyah. Sekurang-kurangnya dapat dijadikan bahan petunjuk bagi pemimpin NU, terutama generasi mudanya untuk mengenal dan menghayati apa dan bagaimana NU.

Bismillah lanjut ah.. »»

KILAS BALIK TEORETIS FIQH ISLAM



KILAS BALIK TEORETIS FIQH ISLAM
Kertas HVS, 451 hlm, @ Rp. 66.000,-

Buku ini mengajak untuk menengok teoretis perumusan fiqh dengan kajian komparatif dari berbagai madzhab pemikiran. Dalam pengamatan KH. MA. Sahal Mahfudh (kini Rais 'Am PBNU), buku yang dihasilkan oleh forum karya ilmiah Pesantren Lirboyo ini, di dalamnya telah dapat mengintrodusir kembali turatsul ulama yang sekarang kurang diminati oleh para ilmuwan, yaitu prinsip-prinsip kaidah dan komponen-komponen ilmu ushul fiqh dan juga muqaranahnya. Padahal ilmu tersebut sangat penting untuk dikaji dan dikembangkan, mengingat semakin berkembangnya problem dan masalah-masalah baru yang muncul atas tuntutan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi yang relatif belum tertampung secara memadai oleh kitab-kitab fiqh klasik dan nushushul fuqaha.

Bismillah lanjut ah.. »»

MEMBONGKAR KEBOHONGAN BUKU



MEMBONGKAR KEBOHONGAN BUKU
"Mantan Kiai NU Menggugat Sholawat & Dzikir Syirik".
Oleh: Tim Bahtsul Masail PC NU Jember.
14,5 x 20,5cm. 272 hlm. @ Rp. 35.000,-

Isi buku "Mantan Kiai NU Menggugat Sholawat & Dzikir Syirik" yang ditulis oleh H. Mahrus Ali cukup meresahkan kalangan kaum muslimin terutama warga nahdliyyin. Secara substansial dalam buku tersebut terdapat banyak kebohongan yang cukup mendasar dan perlu diluruskan. Tudingan bahwa amalan warga NU syirik, menyesatkan dan kufur adalah tidak benar. Hal ini telah dibuktikan oleh Tim LBM (Lembaga Bahtsul Masail) NU Cabang Jember. Sebagaimana diuraikan dalam risalah ini, sebuah jawaban argumentatif yang lengkap berdasarkan Al-Qur'an dan Hadits. Kehadiran risalah ini telah membongkar kebohongan H. Mahrus Ali yang secara keseluruhan bermuara pada empat point 1) Tawassul dan Istighatsah, 2) Sunnah dan Bid'ah, 3 ) Keagungan Rasulullah dan 4) Masalah Bermadzhab. Diharapkan risalah ini akan semakin memperkuat keyakinan warga nahdliyyin dalam mengamalkan dzikir dan shalawat yang sudah diamalkan dan mengakar, yang memang memiliki dasar dan argumentasi yang kuat, juga tidak gampang terkecoh dan terprovokasi oleh tulisan-tulisan yang menyudutkan praktek / amaliah yang selama ini dilakukan oleh kalangan nahdliyyin sebagai mayoritas umat Islam di Indonesia.

Bismillah lanjut ah.. »»

MENGENAL NAHDLATUL ULAMA,



MENGENAL NAHDLATUL ULAMA,
Oleh KH. Abdul Muchith Muzadi
13,5 x 20cm. 64 hlm. @ Rp 7.500,-

Selama menjadi anggota NU sejak tahun 1941, KH. Abdul Muchith Muzadi sedikit banyak punya pengalaman dan pengetahuan tentang NU. Pengalaman dan pengetahuan itu beliau wariskan kepada generasi muda NU yang tidak semuanya merasakan menjadi NU di zaman penjajahan Belanda, penjajahan Jepang, zaman revolusi fisik, zaman pembangunan di orde lama, orde baru, ditambah orde reformasi.
Buku ini berisi tentang: Islam di Indonesia, Kepesantrenan, Nahdlatul Ulama, Khitthah NU, Fungsi dan Posisi NU, Faham Islam Ahlussunnah wal Jama ah, Haluan Bermadzhab, Wawasan NU tentang Hubungan Antar Manusia, NU dan Politik, dan AI-Akhlakul Karimah.

Bismillah lanjut ah.. »»

Menjadi NU Menjadi INDONESIA



Menjadi NU Menjadi INDONESIA
Pemikiran K.H. Abdul Muchith Muzadi.
Oleh Prof. Dr. Ayu Sutarto,
12 x 18cm., 136 hlm. @ Rp. 16.000,-

Belum banyak buku yang secara jernih memaparkan seperti apa NU, ke mana NU, dan bagaimana seharusnya NU. Untuk itu, dalam buku ini, jerohane NU disampaikan dengan bahasa yang sederhana, lugas, enak dan perlu dibaca serta dimengerti terutama oleh warga NU (KH. M.A. Sahal Mahfudh). Dalam buku ini Mbah Muchith mengemukakan banyak hal yang terkait dengan hubungan NU dengan entitas atau kekuatan di luar NU, NU dan Budaya Lokal, NU dan Politik Sulit disapih, NU dan Muhammadiyah Saling Belajar dan Menasehati, NU dan Pesantren Seperti Ikan dan Air, NU dan Konflik Internal antara Gegeran dan Ger-ger-an, NU dan Kiai Khos, serta NU dan Indonesia.

Bismillah lanjut ah.. »»

NU Dalam Perspektif Sejarah & Ajaran



NU Dalam Perspektif Sejarah & Ajaran
(Refleksi 65th ikut NU)
Oleh KH. Abdul Muchit Muzadi
14,5 x 21 cm, 184 hlm. @ Rp. 23.000,-

NU didirikan sebagai jam'iyyah diniyah ijtima'iyyah (organisasi keagamaan kemasyarakatan) untuk menjadi wadah perjuangan para ulama dan para pengikutnya. Sebagai organisasi sosial keagamaan, sudah barang tentu NU memiliki aturan main dan pegangan bagi para pengurus dan warganya. Untuk mempelajari keduanya seringkali seseorang terpengaruh oleh penglihatan dan pengamatan yang sepotong-potong tentang NU, menurut kemampuan yang berbeda-beda. Masing-masing merasa apa yang dilihatnya sebagai hal yang paling penting. Kemudian bagaimana cara memahami NU, baik dalam perspektif sejarah maupun ajaran yang perlu dipedomani?
Solusinya ada di buku ini meliputi: Latar belakang mengapa NU didirikan, Khitthah, Pesantren, Pancasila, Politik, cara mensinergikan antara ajaran dan pemahaman agama yang diharapkan bisa membumi di bumi Nusantara. Begitu juga bagaimana cara mengapresiasi dan menjabarkan ukhuwwah Islamiyah, Wathaniyah dan Insaniyah seperti yang telah diatur dalam agama Islam.

Bismillah lanjut ah.. »»

Senin, 16 Juni 2008

Permasalahan Thariqah



Permasalahan Thariqah
Hasil Muktamar dan Musyawarah Besar
Jam'iyyah Ahlit Thariqah (1957-2005)
14,5 x 21cm. 326 hlm. @ Rp. 36.000,-

Barangsiapa mengatakan, "Orang yang menjadi wali dan telah sampai kepada haqiqat, bebaslah ia dari syariat", maka orang tersebut sesat dan menyesatkan. Itulah salah satu jawaban di forum Bahtsul Masail dalam Muktamar Jam'iyyah Ahlith Thariqah al-Mu'tabarah ke-2 tahun 1959 M. di Pekalongan. Keputusan semacam ini mengiringi permasalahan lain yang muncul pada setiap pelaksanaan Muktamar dan Musyawarah Besar, sehingga meski permasalahan di sekitar thariqah -seperti dzikir, talqin, khataman, rabithah dan yang lain-lain lebih mendominasi, akan tetapi juga tak kalah dinamis organi- sasi neven NU ini telah memutuskan masalah keagamaan yang lain baik di bidang fiqh, akidah, maupun akhlak.

Bismillah lanjut ah.. »»

Senin, 12 Mei 2008

Tahlil dalam Perspektif Qur'an-Sunnah



Tahlil dalam Perspektif Qur'an-Sunnah
Oleh KH. Muhyiddin Abdusshomad,
14,5 x 21cm. 128 hlm. @ Rp 16.500,-

Tradisi dan budaya adalah darah daging dalam tubuh masyarakat, sementara mengubahnya adalah sesuatu yang tidak mudah. Alangkah bijak dan indahnya ketika tradisi dan budaya tidak diposisikan berhadapan dengan ajaran, tetapi justru sebagai pintu masuk ajaran. Sedang agama adalah mustaqim dan membawa misi memustaqim kan sesuatu yang belum mustaqim, termasuk mensakralkan suatu nilai tradisi yang sebenarnya tidak sakral. Demikian harapan buku ini, yang berisi tuntunan dan ajaran yang bersifat prinsip dan aturan pelengkap sebagai nilai plus dalam prosesi kelahiran, perkawinan dan kematian, yang didasari beberapa dalil dari al-Qur'an, al-Hadits, dan beberapa doa yang layak dipanjatkan.

Bismillah lanjut ah.. »»

Menapak Hidup Baru, Doa-doa Keseharian.



Menapak Hidup Baru, Doa-doa Keseharian.
Oleh KH. M. Yusuf Chudlori
HVS 80 Gram, 272 hlm. @ Rp. 36.000,-
Dunia yang semakin dipenuhi dengan ilmu pengetahuan dan teknologi terkadang telah menjauhkan manusia dari Khaliqnya. Namun, melihat kenyataan di masyarakat akan kebutuhannya terhadap doa-doa justru semakin menguat, ini membuktikan manusia sangatlah haus akan suasana spiritualitas, dan tidaklah mampu menyelesaikan persoalan¬persoalan hidupnya tanpa melibatkan Allah Swt di dalamnya. Doa-doa yang dihimpun oleh salah seorang pengasuh Pesantren API Tegalrejo Magelang ini berkaitan dengan permasalahan yang terangkum dalam beberapa bab: Thaharah, Shalat, Ramadhan dan Zakat Fitrah, Shalat Id, Sembelihan, Pernikahan, Jenazah dan Ziarah Kubur, Shalawat-shalawat, dan Doa-doa Secara Umum.

Bismillah lanjut ah.. »»

blogger templates | Make Money Online